BI Siapkan Agenda Genjot Perekonomian untuk Presiden-Wapres Terpilih

Bank Indonesia (BI) sudah memiliki agenda yang akan disampaikan kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih nanti. Agenda tersebut adalah program reformasi struktural yang dinilai BI sebagai kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

“BI akan menyampaikan reformasi struktural ini kepada Presiden (dan wakilnya) terpilih nanti,” ujar Muslimin Anwar, Asisten Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI di Bandung, Sabtu (24/5/2014).

Mulimin mengatakan, untuk mencapai akselerasi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibutuhkan tiga pilar yaitu memperkuat basis pembiayaan pembangunan, meningkatkan daya saing ekonomi nasional, dan memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Pilar pertama, upaya yang harus dilakukan adalah mendorong transaksi repo antarbank untuk mendukung terbentuknya interbank money market line yang luas dan tahan terhadap gejolak pasar. Upaya tersebut menjadi tanggung jawab BI selaku otoritas moneter, OJK selalu otoritas pasar modal, Kementrian Keuangan selaku otoritas fiskal, pelaku pasar keuangan, serta pemangku kepentingan lainya.

Pilar kedua, perlu dilakukan upaya agar seluruh wilayah di Indonesia menjadi wilayah ekosistem inovasi berbasis industri, peningkatan kapabilitas industri dan kapasitas inovasi di sisi penawaran (industrial upgrading). Di pulau Jawa dapat dikembangkan industri berteknologi tinggi, sedangkan di luar Jawa untuk pengembangan industri bahan baku.

Pilar ketiga, melalui percepatan pembangunan infrastruktur untuk konektivitas dan digital yang didukung olah penguatan tetahanan pangan dan energi.

Di sisi lain, optimalisasi ruang fiskal untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan stimulus ekonomi khususnya belanja modal juga dinilai penting.

Dengan melakukan reformasi struktural tersebut, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 mendatang akan meningkat menjadi 6,5 persen. “Dengan kebijakan itu, tahun 2018 pertumbuhan ekonomi kita bisa 6,5 persen,” tandas Muslimin.

Sumber : Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s