Pembahasan Abstrak Jurnal Ekonomi dan Kesimpulan

Pengaruh Perilaku Pembelian Hedonic dan Ultilitarian terhadap Store loyalty di Matahari Department Store Surabaya

Ditulis oleh,

Hj. Musriha
FE Ubhara Surabaya
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Perilaku pembelian Hedonic dan Ultilitarian terhadap Store loyalty di Matahari Department Store Surabaya. Studi ini menggunakan variabel bebas yaitu Perilaku pembelian Hedonic dan Ultilitarian serta variabel terikat Store loyalty konsumen. Studi ini termasuk dalam jenis penelitian survei yang digunakan untuk maksud penjelasan atau confirmatory, atau disebut juga penelitian untuk pengujian hipotesis yaitu untuk menjelaskan pengaruh antarvariabel atau hubungan kausal antarvariabel melalui pengujian hipotesis. Data diperoleh melalui penyebaran dan pengumpulan kembali kuesioner dan kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis regresi logistik. Dari pembahasan dan pengujian pengaruh perilaku pembelian Hedonic dan Ultilitarian terhadap Store loyalty di Matahari Department Store Surabaya, ternyata perilaku pembelian hedonic memberikan pengaruh yang signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Departemen store di Surabaya. Perilaku pembelian utilitarian berpengaruh tidak signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Departemen Store di Surabaya.

Pembahasan
Pengaruh Perilaku Pembelian Hedonic terhadap Store Loyalty
Dari hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa perilaku pembelian hedonic memberikan pengaruh yang signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Departemen store di Surabaya dengan nilai probabilitas sebesar 0,000. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Scarpi (2006) bahwa perilaku pembelian hedonic akan menciptakan store loyalty. Van Trijp et al. (1996) juga menyatakan bahwa apabila konsumen dengan tipe perilaku pembelian hedonic telah menemukan tempat belanja yang suitable baginya, konsumen akan loyal terhadap toko dan memiliki niat untuk datang kembali ke toko. Hal ini berarti kegiatan belanja merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan, kegiatan belanja merupakan suatu keinginan bukan keharusan, ketika berbelanja bukan hanya mencari produk yang dibutuhkan, kegiatan belanja untuk mencari produk fashion yang menarik, stress dapat berkurang dengan berbelanja, memberikan pengaruh yang signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Department Store di Surabaya.
Pengaruh Perilaku Pembelian Utilitarian terhadap Store Loyalty
Dari hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa perilaku pembelian utilitarian memberikan tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Departemen store di Surabaya dengan nilai probabilitas sebesar 0,074.
Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Scarpi (2006) bahwa perilaku pembelian utilitarian tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap store loyalty. Menurut Kim (2006), perilaku pembelian utilitarian yang memiliki 2 dimensi yaitu efficiency dan achievement memiliki hubungan dengan kriteria evaluasi toko (store evaluative criteria), hal itu terlihat dari semakin tinggi tingkat utilitarian, semakin tinggi pula pengharapan (expectations) konsumen terhadap atribut toko. Hal ini berarti dalam berbelanja hanya membeli produk fashion yang dibutuhkan, merasa senang berbelanja produk fashion karena pilihan produk yang variatif, merasa kecewa jika tidak menemukan produk fashion yang dibutuhkan tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Department Store di Surabaya.
Simpulan dan Saran
Simpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan atas data yang diperoleh dapat disimpulkan: (1) Perilaku pembelian hedonic memberikan pengaruh yang signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Departemen store di Surabaya dengan nilai probabilitas sebesar 0,000. Artinya perilaku pembelian hedonic yang mengutamakan kesenangan dalam berbelanja, dapat meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap toko; (2) Perilaku pembelian utilitarian berpengaruh tidak signifikan terhadap store loyalty konsumen Matahari Departemen store di Surabaya dengan nilai probabilitas sebesar 0,064. Artinya perilaku pembelian utilitarian yang mengutamakan tercapainya tujuan dalam berbelanja, kurang dapat meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap toko.
Saran
Bagi Manajemen Matahari Department Store: Utilitarian dan hedonic lebih baik dipertimbangkan secara terpisah, dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui pentingnya mengidentifikasi segmen konsumen yang spesifik, variabel perilaku pembelian utilitarian dan hedonic dapat dijadikan sebagai segmentasi pasar yang dapat memberikan kemampuan prediksi yang lebih kuat daripada variabel sosial-demografis yang tradisional (Massara dan Scarpi, 2004).
Bagi peneliti selanjutnya: (1) supaya hasil penelitian dapat digeneralisir disarankan untuk mengambil sampel secara random (probability sampling); (2) disarankan untuk dapat melakukan penelitian pada jumlah sampel yang lebih banyak serta populasi yang lebih luas lagi;
(3) disarankan memberikan pendalaman tambahan dengan mempertimbangkan kategori produk yang berbeda, yang memberikan pengertian lebih luas tentang seberapa banyak product-spesifik yang dapat berpengaruh terhadap hedonic dan utilitarian.

daftar pustaka
1. Hirschman, EC and Holbrook, M.B. (1982). “A hedonic consumption:e merging concept, methods and propositions”. Journal of Marketing. Vol 60 No 3. pp. 50–68.
2. Solomon, RM. (2007). Consumer Behavior: Buying, Having and being. Prentice Hall.
18 Jurnal Ekonomika, Vol. 4 No. 1 Juni 2011: 12–18
3. Scarpi, D. (2006). “Fashion stores between fun and usefulness”. Journal of fashion marketing and management. Vol. 10 No. 1.
4. Batra, R and Athola OT. (1991). “Measuring the hedonic and utilitarian sources of consumer attitudes”. Marketing letter. 2(3): 159–70.
5. Kotler, Philip. (1994). Marketing Management: Analysis, Planning, Implementation, And Control. 8th Edition. Prentice Hall.
6. —————–. (2003). Marketing Management. 11th Edition. New Jersey. Prentice Hall.
7. —————–. (2005). Manajemen Pemasaran. Edisi kesebelas. Jilid satu. Yogyakarta. PT Index Kelompok Gramedia.
8. Assael, Henry. (1998). Consumer Behavior and marketing action. 6th Edition. International Thompson Publishing Company.
9. Kim, Hye-Shin. (2006) Using Hedonic and Utilitarian Shopping Motivations to Profile Inner City Consumers. Journal of Shopping Center Research. Vol. 13. No. 1.
10. Johnson, william C and Weinstein, Art. (2004). Superior Customer Value In The New Economy. 2nd edition. CRC Press.
11. Van Trijp, HCM, Hoyer, WD and Inman, JJ. (1996). “Why switch? Product category-level explanations for true variety-seeking behavior”. Journal of Marketing Research. 49(2): 281–92.
12. Bloemer, J and Ruyter, Ko de (1998). On The Relationship Between Store Image, Store Satisfaction, and Store Loyalty. European Journal of Marketing. Vol. 32 No. 56. pp. 500.
13. Omar, OE. (1999). Retail Marketing. Harlow. England: Perason Education.
14. Berman, B and Evans, J. (2007). “Retail management a strategic approach”. ninth Edition.
15. Loudon, David L and Della Bitta, Albert L. (1993). Consumer Behaviour: Concepts and Application. 4th Edition. Singapore.
16. Babin, BJ, Darden, WR and Griffin, M. (1994). “Work and/or fun? Measuring hedonic and utilitarian shopping value”. Journal of Consumer Research. 20(2): 644–56.
17. Sugiono, 2006. Metode Penelitian bisnis. Bandung: CV Alfabeta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s